Wah !” Ini Dia Profile Calon Wakil Gubernur Riau Zaman Now

0
164

Pekanbaru,kompasriau-Kontestasi pilkada serentak di Indonesia pada tahun 2018 ini begitu sarat akan teka-teki. Seperti halnya yang terjadi dalam pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Riau kali ini. Wartawan kompasriau.com mencoba untuk menggali satu persatu profile dari ke-4 pasangan calon, yakni H Arsyadjuliandi Rachman-H Suyatno,  Drs H Syamsuar M.Si-Brigjen Purn TNI Edy Nasution,  Dr H Firdaus ST MT-H Rusli Effendi S.Pd.i M.Si  dan  Paslon Ir H Lukman Edy-Hardianto, SE.

Pada kesempatan ini, wartawan kompasriau.com memulainya dengan jejak rekan Calon Wakil Gubernur yang diusung oleh Partai Golkar dan PDI-Perjuangan, yaitu Cawagub Haji Suyatno. Bupati Kabupaten Rokan Hilir tersebut merupakan seorang birokrat tulen, yang karirnya dimulai dari jenjang yang paling rendah dahulunya. Karir H Suyatno ini bisa dibilang mulus dan gemilang.

Perlu diketahui, bahwa karir H Suyatno tersebut dimulai dari Nol, yakni hanya sebagai pegawai biasa di Kantor Dinas Sosial Politik Kabupaten Bengkalis pada tahun 1982-1989, Lurah Bagan Kota (1989-1992), Kasubbag Analisa Kebutuhan di Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis (1993-1996), Kasubbag Penerbitan Umum Kantor Sospol Bengkalis (1996-1999), hingga seiring berjalannya waktu H Suyatno dimutasi dari jajaran Pemkab Bengkalis ke Pemkab Rokan Hilir. Kemudian H.Suyatno memulai pengabdiannya sebagai Staf hingga menduduki jabatan Kepala Bagian Umum di Pemkab Rokan Hilir.

Dengan jabatan sebagai Kabag Umum, H Suyatno juga lantas memberanikan diri menjadi Kepala Pimpinan Proyek (Pimpro) pada saat proses pembangunan Hotel Marina, yang saat ini sudah menjadi Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hilir. Lambat laun karirnya mulai berkembang dan terlihat serta akhirnya H Suyatno dipercayakan menjadi Camat Bagan Sinembah pada saat kepemimpinan Bupati Annas Ma’amun.

Sosok yang berperawakan gagah dan tinggi tegap ini merupakan anak dari pasangan Haji Sarwi dan Hajah Siti Aminah. H Suyatno lahir di Bengkalis, Riau pada tanggal 21 Juni 1957. Semasa kecilnya, ia dan tujuh saudara kandungnya tumbuh, besar dan berkembang menjadi anak yang pekerja keras, sama seperti ayahnya yang merupakan seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kabupaten Bengkalis kala itu.

H. Suyatno menyelesaikan pendidikan SDnya di Bengkalis, pada tahun 1970), SLTP di Bengkalis (1973), SLTA di Bengkalis (1976) lalu masuk APDN di Kota Pekanbaru, pada tahun 1989. Pada saat menimba ilmu di APDN, H Suyatno berikhtiar dan yakin, bahwa pilihan tersebut merupakan jalan yang baik oleh dirinya sendiri. Hal itu dilandasi dari minatnya guna mengabdikan diri kepada negara melalui jabatan Pegawai Negeri Sipil.

Bahkan, bukan hanya ke-6 saudara kandungnya saja yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil, ketiga buah hatinya juga menekuni profesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, yakni Arie Sumarna, Ade Sumarna dan Tiara Sumarna selaku anak paling bungsu.

Dari perjalanan pengabdiannya tersebut, akhirnya membuat H Annas Ma’amun, Bupati Rohil pada saat itu luluh dan mulai melirik H Suyatno. Hingga akhirnya pada tahun 2006 yang lalu, loncatan besar di perjalanan karir H Suyatnopun terjadi. Bersama H Annas Ma’amun dan HSuyatno terpilih 2 (dua) periode menjadi wakil Bupati Kabupaten Rokan Hilir, 2006-2011 dan periode tahun 2011-2014.

Pasca ditinggal H Annas Ma’amun yang menang dalam hajatan pemilihan Gubernur Riau,  H Suyatnopun ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Rokan Hilir, dalam rentang waktu dua bulan kemudian H.Suyatno dilantik menjadi Bupati definitif, sampai akhir masa jabatannya pada tahun 2015.

Pilkada di tahun 2016, H Suyatno kembali ikut berkompetisi dalam perebutan singgasana negeri berjuluk seribu kubah tersebut, hingga akhirnya H.Suyatno menang dan memperoleh hasil yang signifikan dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Rokan Hilir, periode 2016-2021.

Berpasangan dengan Drs Jamiluddin yang merupakan wakil Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hilir, H Suyatno menjadi salah satu Bupati yang dalam rentang 2 tahun kepemimpinannya untuk periode ke-2, sudah menghasilkan beberapa prestasi sebagai seorang Kepala Daerah. Rohil yang dulunya sangat jauh dari pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur, kini ditangan H Suyatno sudah semakin membaik. Terlihat dengan berdirinya beberapa bangunan baru, seperti Kantor Bupati, Hotel maupun bangunan yang sifatnya kerjasama dengan pihak swasta.

Meskipun masih ada beberapa catatan yang masih harus diperbaiki oleh seorang Haji Suyatno. Tatkala Jurnalis KabarPilkada.com menghubungi beliau, terkait dengan Konfirmasi masalah Pembangunan Jalan Lintas yang berlokasi antara Pujud menuju Mahato atau tepatnya di daerah Tanjung Medan, karena sampai hari ini Jalan tersebut mayoritas masih rusak parah.

Atas informasi tersebut, H Suyatno tegas mengatakan, bahwa sepenuh jalan tersebut adalah tanggung jawab dari Pemprov Riau. “Benar, memang jalan tersebut sudah lama rusak, saya juga monitor tentang itu. Kemarin saya hubungi pak Gubri Andi Rachman dan Alhamdulillah beliau respon untuk secepatnya dilakukan perbaikan,” ungkap H Suyatno yang merupakan kader PDI-Perjuangan Provinsi Riau.

“Mohon do’anya, semoga dengan niat baik ini, Saya dapat lebih luas lagi dalam bekerja. Bilamana saya terpilih menjadi Wakil Gubernur mendampingi pak Andi Rachman, Inshallah khusus untuk pembangunan Kabupaten Rohil akan semakin baik lagi dan kemajuan provinsi Riau pada umumnya, Allahuakbar,” tutup H Suyatno Cawagubri Zaman Now.

Penulis: Larshen Yunus, S.Sos. Sc., M.Si (Koresponden kompasriau.com Kota Pekanbaru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here