Jalan Dumai-Pakning Sepahat-Sukajadi Rusak Parah

0
293
dig

Bengkalis,kompasriau-Kondisi Badan Jalan Lintas Dumai-Sei Pakning dari Desa Sepahat,Kecamatan Bandar Laksamana menuju Desa Parit I Api-Api, Sukajadi dan Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis memprihatinkan. Badan jalan, aspal terkelupas dan berlobang disejumlah titik.

Beberapa kalangan elemen masyarakat di daerah tersebut yang ditanyai awak media ini menyebutkan, bahwa mutu proyek tersebut diduga dilaksanakan kontraktor sangat buruk.

Padahal  perbaikan badan jalan di 4 (empat) Desa tersebut oleh Pemerintah Provinsi Riau Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau tahun anggaran 2016, mengalokasikan dana untuk proyek peningkatan jalan Sepahat menuju Sei. Pakning sebesar Rp.41.444.874.454,17,- dengan volume kegiatan sepanjang 9 Km, sumber dana APBD Provinsi Riau lama pekerjaan 180 hari kalender jangka waktu pemeliharaan 180 hari, selaku pelaksana PT. Moderen Widya Tehnical, sesuai nomor kontrak: 620/SPHS-BM/TING-SPSP/114/2016, tanggal 03 Mei 2016, pekerjaan dilaksanakan September 2016.

Kegiatan proyek tersebut tak luput dari pantauan dan perhatian berbagai elemen masyarakat seperti yang disampaikan Amat Taher Lbs warga Kecamatan Bukit Batu kepada awak media ini. Dimana Amat Taher mempersoalkan terkait Konsultan Pengawas tidak tertulis pada papan plang proyek tersebut. “Dalam papan plang nama proyek disebutkan kegiatan ini terlaksana dengan “dana yang dihimpun dari pajak yang saudara bayar,”ujar Amat Taher  kepada awak media ini, Senin (19/02/2018).

Menurut Amat Taher, bahwa proyek peningkatan jalan Sepahat-Sei. Pakning tersebut dibangun dengan biaya mahal, tetapi diduga dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tidak sesuai bestek, dengan melakukan manipulasi material. “Sehingga badan jalan yang dibangun menggunakan uang rakyat itu, belum waktunya sudah rusak parah badan jalan di 4 desa tersebut,”ucap Amat Taher.

Badan jalan Desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana menuju Desa Parit I Api-Api, Suka Jadi dan Bukit Batu Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis yang dilaksanakan oleh PT. Moderen Widya Tehnical dinilai warga setempat kualitas pekerjaan sangat buruk, belum memenuhi harapan masyarakat Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana.

Kemudian tahun 2017 oleh Pemerintah Provinsi Riau Dinas PUPR Provinsi Riau  kembali mengalokasikan dana sebesar Rp.2,643,678,361,02,-, sumber Dana APBD Provinsi Riau, pelaksana PT. Paluh Karindo (KSO), nomor kontrak 620/SPHS-PUPR/PSVJJ-SSP/158/2017, konsultan pengawas PT. Specta Graham  Konsultan, lama perwatam 180 hari kalender lama pemeliharaan 180 hari kalender, dengan Jenis pekerjaan perawatan jalan Sepahat-Sei. Pakning.

Menurut warga setempat, perawatan jalan tersebut dengan sistim tambal sulam kondisinya saat ini sudah rusak memperihatinkan, karena diduga dikerjakan kontraktornya asal jadi.***(S.Purba).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here