Lampu Penerangan Jalan Arifin Ahmad Padam

0
182
dav

Dumai,kompasriau-Warga Jalan Arifin Ahmad Km 3,5, Samuel Samosir keluhkan padamnya lampu penerangan jalan disepanjang Jalan Arifin Achmad, kota Dumai. Padamnya lampu penerangan jalan sebanyak 30 tiang, diduga akibat dari kecerobohan kontraktor yang menangani pemasangan Pipa Gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN).

Pemasangan pipa gas tersebut percis dibawah tiang lampu penerangan jalan milik Pemerintah kota Dumai, hingga saat ini belum ada upaya perbaikan, baik dari pihak PGN maupun Pemerintah kota Dumai.

“Padamnya lampu jalan ini muncul pertanyaan, lalu siapa yang bertanggung jawab Pemko Dumai atau PGN, “ucap Samuel Samosir kepada awak media ini, Senin (19/02/2018).

Dikatakan Samuel, kendati pihaknya telah menyurati sub kontraktor PGN terkait padamnya lampu jalan tersebut,  namun hingga saat ini belum juga digubris oleh kontraktor PGN. Kontraktor malah menantang dengan arogannya mengatakan, “Silahkan anda mau mengadu kemana saja,”ujar Samuel menirukan ucapan salah seorang sub kontraktor PGN tersebut.

Padahal menurut Samuel, padamnya lampu penerangan jalan tersebut setelah adanya pemasangan pipa gas PGN di daerah tersebut. Karena ketika pemasangan pipa gas tersebut tiang lampu penerangan jalan tersebut, pihak pelaksana dengan menggunakan alat berat mencabut tiang lampu penerangan jalan tersebut, kemudian menanamkannya kembali. “Setelah pemasangan tiang lampu penerangan jalan tersebut pada malam harinya, lampu jalan tersebut padam, terkadang hidup, terkadang mati lebih sering padam, mestinya kontraktor yang di subkan oleh PGN bertanggungjawab atas padamnya lampu peneranagan jalan tersebut dan menghidupkan kembali, “ujar Samuel.

Dengan padamnya lampu penerangan jalan Arifin Achmad, Samuel mengkwatirkan akan menimbulkan kerawanan dan berdampak tidak kondusifnya di sepanjang jalan tersebut, karena lampu penerangan jalan disepanjang jalan Arifin Achmad sudah berlangsung 3 bulan padam.

Kata Samuel, sementara pajak penerangan jalan tetap saja dibebankan kepada warga yang tinggal di Jalan Arifin Achmad.

“Padahal sebelum adanya proyek pemasangan pipa gas disepanjang Arifin Achmad ini, lampu penerangan jalan tidak pernah padam seperti sekarang, terkecuali ada pemadaman dari PLN. Untuk itu, dalam waktu dekat kami akan menyurati kantor pusat PGN di Jakarta, karena surat kami tertanggal 5 Februari 2018, tidak ditanggapi,”keluh Samuel.

Pantauan awak media ini dilapangan,Minggu (17/02/2018), lampu penerangan jalan Arifin Achmad sekira 2 Km padam  alias “gelap gulita”.*** (Salamudin Purba).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here