Perbaikan Jalan Datuk Laksamana Bagaikan “Mata Gergaji”

0
129
rpt

Dumai,kompasriau-Perbaikan bahu Jalan bekas galian dan penanaman Pipa Gas oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) disepanjang Jalan Datuk Laksamana, Kota Dumai, tak luput jadi sorotan publik, pasalnya berbagai kalangan menilai bahwa galian dan pemasangan pipa gas Jalan Datuk Laksamana tersebut seperti dikerjakan “asal jadi, bagaikan mata gergaji”, tak elok dipandang mata.

Bahkan belakangan ini muncul pertanyaan beberapa orang warga Dumai,”Apa tanggungjawab PGN (Perusahaan Gas Negara) terkait buruknya kondisi bahu jalan Nasional tersebut?,”tanya Roni dan kawan-kawannya kepada awak media ini di jalan Datuk Laksamana Dumai, Rabu (21/2/2018)

Pantauan awak media ini disejumlah titik  bahu jalan Datuk Laksamana di Kelurahan Buluh Kasab, bekas galian dan penanaman pipa gas PGN dengan menggunakan excapator oleh sub kontraktor PGN  di sepanjang Jalan Datuk Laksamana, sekitar 300 meter, tidaklah seperti yang diharapkan banyak pihak, mestinya bahu jalan bekas galian PGN  tersebut setelah penanaman pipa gas, diperbaiki seperti kondisi semula, namun kenyataanya konon perbaikan jalan tersebut hanya ditambal dengan sirtu, lalu dibiarkan begitu saja.

“Mestinya jalan bekas penanaman pipa gas PGN tersebut di cor dengan konstruksi beton bertulang, seperti yang dilakukan pada saat pembangunan jalan tersebut oleh BBPJN (Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional) Kementerian PU – PR Bidang Bina Marga Wilayah Riau Jalan Datuk Laksamana merupakan Jalan Nasional,”ujar salah seorang warga Dumai Roni kepada awak media ini.

Terkait hal itu, Ketua Ikatan Masyarakat Batak Dumai (IKMBD), Luhut Harianja, ketika diminta tanggapannya, Rabu (21/02/2018, mengatakan PGN atau sub kontraktor yang melakukan galian untuk penanaman pipa gas PGN tersebut harus bertanggung jawab untuk memperbaikinya kembali seperti semula.

“PGN ataupun Sub kontraktornya harus bertanggung jawab. Jangan hanya ditimbun dengan sirtu, kemudian dibiarkan begitu saja, “ungkap Luhut.

Menurut Luhut, pihak PGN belakangan ini kerap menjadi sorotan publik, tidak hanya masalah pemasangan pipa gas PGN di Kota Dumai dan sekitarnya, temasuk juga padamnya lampu penerangan jalan Arifin Ahmad padamnya lampu penerangan jalan Arifin Ahmad menimbulkan permasalahan ditengah masyarakat seperti diberitakan media kompasriau.com, (19/02/2018).

“Warga resah akibat padamnya lampu penerangan jalan dan khawatir berakibat tidak kondusifnya Jalan Arifin Achmad khususnya pada malam hari, karena kawasan sepanjang jalan Atifin Ahmad menjadi gelap gulita, meski kekhawatiran itu muncul, namun sampai saat ini belum ada upaya pihak PGN untuk memperbaiki kembali penerangan jalan tersebut,”keluh Luhut.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Dumai, H.Ismail, ketika di konfirmasi, Selasa (21/02/2018), terkait kerusakan bahu jalan Datuk Laksamana mengatakan bahwa Jalan Datuk Laksamana merupakan Jalan Nasional, sumber dananya APBN  sebagai pelaksana BBPJN Provinsi Riau.

“Sebaiknya permasalahan kerusakan bahu jalan Datuk Laksamana dikonfirmasikan ke BBPJN Wilayah Riau beralamat Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru,”imbuh Ismal.**** (Salamuddin Purba).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here