Akop Diduga Perambah Pohon Mangrove Di Rupat

0
145

Rupat,kompasriau-Seperti dikabarkan sejumlah media online baru-baru ini, bahwa bernama Akop diduga mafia perambah pohon mangrove di kawasan Pulau Rupat,Kabupaten Bengkalis, dan dijadikan kayu arang. Menurut sejumlah warga, bahan jadi kayu arang dijual atau di ekspor ke luar Negeri seperti ke Malaysia dengan harga yang sangat tinggi.

Kita heran, kenapa oknum aparat terkesan “tutup mata” terhadap kegiatan Akop hanya merambah pohon mangrove. Seolah-olah oknum aparat sudah menerima “upeti” dari Akop, karena Akop sudah cukup lama merambah pohon mangrove di Rupat,”ungkap Rudi kepada awak media ini, Jumat (23/2/2018).

Padahal menurut Rudi, pohon mangrove tanaman yang hidup diantara laut dan daratan yang dipengaruhi pasang surut. “Habitat mangrove sering kita temukan di antara sungai air laut di kawasan Pulau Rupat ini, yang kemudian menjadi pelindung daratan dari gelombang laut besar, tetapi kenapa dirambah oknum yang tidak bertanggung jawab,”ungkap Rudi dengan nada kritik.

Ketika hal itu dikonfirmasi awak media ini kepada Akop, mengatakan bahwa usahanya memiliki izin untuk ekspor kayu arang ke luar negeri. “Kalau masalah usaha kita pak, kita sudah punya izin lengkap dari pemerintah,”kilah Akop menjawab pertanyaan awak media ini baru-baru ini.

Menanggapi hal itu, Rudi berharap kepada petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bengkalis untuk menghentikan kegiatan perusahaan Akop, karena menurut Rudi, usaha Akop terindikasi hanya mengharapkan pohon mangrove hasil rambahan dari kawasan sungai air laut di Rupat  tanpa izin dari Pemerintah.***(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here