Walikota Dumai Merespons Berita Soal Kinerja PGN

0
249
dav
Lampu Penerangan Jalan Arifin Ahmad Padam

Dumai,kompasriau-Walikota Dumai, Drs H. Zulkifli AS, M.Si, merespons berita media kompasriau.com, soal kinerja Sub Kontraktor Perusahaan Gas Negara (PGN) yang melakukan penggalian dan penanaman pipa gas di wilayah kota Dumai.

Berbagai kalangan menuding pihak PGN “ceroboh” pada saat melakukan penggalian dan penanaman pipa gas, sehingga menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat di kota Dumai, seperti yang terjadi di Jalan Arifin Ahmad, diperkirakan sebanyak 30 tiang listrik penerangan lampu jalan Arifin Ahmad, tidak berfungsi alias padam.

Selain itu, bahu jalan Datuk Laksamana bekas galian PGN, diduga dikerjakan asal jadi, tak elok dipandang mata, bentuknya bagaikan “mata gergaji”.

Selama 3 bulan belakangan ini warga Jalan Arifin Ahmad tidak lagi menikmati penerangan lampu jalan, dan kondisi jalan Arifin Ahmad menjadi gelap gulita, dikhawatirkan bakal berdampak tidak kondusifnya jalan Arifin Ahmad khususnya pada malam hari, meski lampu penerangan jalan yang padam itu sudah dilaporkan masyarakat ke pihak PGN, namun oleh kontraktor PT. Artha Mandiri selaku pelaksana pekerjaan penggalian dan penanaman pipa gas PGN tersebut terkesan “tidak peduli atas laporan tersebut”.

Setelah membaca berita itu, Walikota Dumai, Drs H Zulkifli AS, Jumat (23/02/2018), melalui telepon genggamnya, Jum’at (23/2/2018), mempertanyakan dimana lokasi padamnya lampu penerangan jalan Arifin Ahmad tersebut.

Selain itu, Walikota juga mempertanyakan lokasi kerusakan bahu jalan Nasional Jalan Datuk Laksamana yang berbentuk bagaikan “mata gergaji” itu.

Dalam percakapan Walikota Dumai dengan awak media ini mengatakan akan turun langsung kelokasi untuk mengecek kebenaran pemberitaan terkait padamnya lampu jalan Arifin Ahmad dan juga kerusakan bahu Jalan Datuk Laksamana tersebut.

“Hari ini saya akan turun langsung kelokasi. Terima kasih atas informasinya,”ujar Walikota Dumai

Menanggapi kabar di media ini, salah seorang tokoh masyarakat, B.Alwi Saputra, S.IP,M.Pd  dengan tegas mengatakan, sub kontraktor yang melakukan penggalian dan penanaman pipa gas PGN di wilayah kota Dumai harus bertanggung jawab untuk memperbaiki kembali bekas galian tersebut seperti semula.

Menurut B.Alwi, pihak PGN belakangan ini kerap menjadi sorotan masyarakat di kota Dumai, soal masalah penggalian dan pemasangan pipa gas PGN di Kota Dumai, temasuk padamnya lampu penerangan jalan di jalan Arifin Ahmad, menimbulkan permasalahan ditengah-tengah masyarakat sekitar.

“Warga resah akibat padamnya lampu penerangan jalan itu dan khawatir berakibat tidak kondusifnya khususnya pada malam hari, karena kawasan sepanjang jalan Atifin Ahmad menjadi gelap gulita, namun sampai saat ini belum ada upaya dari pihak PGN untuk memperbaiki kembali penerangan jalan Arifin Ahmad itu,”ucap B.Alwi.

B.Alwi Saputra berharap kepada pihak PGN dan juga kepada instansi terkait untuk segera memperbaiki lampu penerangan jalan di Jalan Arifin Ahmad dan juga memperbaiki bahu jalan Datuk Laksamana bekas galian PGN tersebut.

“Kita minta kepada pihak PGN untuk segera memperbaiki lampu-lampu penerangan jalan yang padam itu dan juga memperbaiki bahu jalan bekas galian PGN itu,”tegas B.Alwi.

Kasi Perawatan Lampu Penerangan Jalan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perukim) Kota Dumai, Rahmat saat ditemui diruang kerjanya mengakui ada kabel-kabel penerangan jalan Arifin Ahmad yang putus akibat aktifitas alat berat excapator melakukan penanaman pipa gas PGN tersebut.

“Kami telah memanggil pihak perusahaan PT. Artha Mandiri untuk memperbaiki kabel-kabel yang putus itu. Perusahaan berjanji akan memperbaiki kabel-kabel yang putus dan menghidupkan kembali lampu penerangan jalan Arifin Ahmad itu, tetapi hingga saat ini belum juga ada realisasinya. Alasan perusahaan bahwa kabel-kabel lampu penerangan jalan yang putus itu sudah hilang dicuri,”ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, hingga saat ini berita acara terkait penggalian dan penanaman pipa gas PGN disepanjang Jalan Arifin Ahmad belum diserahterimakan.

“Setahu saya berita acara terkait pengalian dan penanaman pipa gas itu belum diserahterimakan, karena saya sudah ke lapangan, jadi saya pastikan berita acara itu  belum ada,”ujar Rahmat*** (Salamuddin Purba)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here