Polda Riau Tidak Ada Menangani Kasus Kapal MT Pratama

0
147
P_20180131_102419_1_p
Kapal MT Pratama

Dumai, kompasriau-Kapal MT Pratama merupakan kapal tanker cargo untuk mengangkut segala jenis muatan bahan cair.

Kapal ini bertolak dari Batam Kepulauan Riau menuju Pelabuhan Dumai, namun sampai di pelabuhan Dumai, kapal tersebut diproses hukum.

Kenapa demikian ?, karena kapal MT Pratama ini mengangkut minyak mentah sekitar 300 ton tanpa dilengkapi dokumen resmi soal minyak hitam.

Awalnya, pihak Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai melakukan pemerikasaan terhadap kapal MT Pratama berawal karena Kapal MT Pratama melakukan pelanggaran pelayaran berlabuh di luar pelabuhan resmi atau bukan di pelabuhan Pelindo.

Ironisnya, ketika manifes kapal yang berlabuh di pelabuhan rakyat yakni pelabuhan kemelih pinggiran Kota Dumai diperiksa oleh petugas KSOP, kondisi kapal dalam manifest adalah nihil cargo atau kondisi kosong muatan.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas KSOP, ternyata kapal MT Pratama sarat dengan muatan minyak hitam sekitar 300 ton tanpa diketahui dari mana asal minyak dan mau kemana dibongkar, tidak diketahui karena awak kapal bungkam.

Demikian penjelasan Kasubag Umum dan Humas KSOP Dumai, Herry Yoss P Purba S.IP. MH, ketika crew awak media ini di ruang kerjanya soal kronologis pengungkapan kasus kapal MT Pratama tersebut.

Herry Yoss, mengatakan, bahwa terkait penanganan kasus kapal MT Pratama, pihak KSOP koordinasi dan melimpahkan kasus MT Pratama ke Polres Dumai dan sepengetahuan Herry Yoss, pihak Polres Dumai koordinasi ke Polda Riau.

“Penanganan penyelidikan maupun penyidikan terhadap kapal MT Pratama dilakukan penyidik Polda Riau,”ujar Herry Yoss kepada media ini sembari menyebut informasi diketahui Herry Yoss dari pihak polres Dumai.

Namun apa yang disebut Herry Yoss P Purba, bahwa penanganan penyelidikan dan penyidikan terhadap kapal MT Pratama dilakukan pihak Polda Riau dibantah Direktur Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan.

Lewat pesan singkat telepon genggam Dir reskrimsus Polda Riau menjawab konfirmasi  awak media ini mengatakan, bahwa pihaknya (Polda Riau-red) tidak ada menangani kasus MT Pratama.

“Kami belum pernah menerima secara resmi berkas pelimpahan dari KSOP,”ujar Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menjawab awak media ini.

Sementara itu, ketika awak media ini kembali bertanya memastikan apakah pihak Dirreskrimsus Polda Riau tidak ada menangani kasus MT Pratama tersebut.? Gidion membantah kalau Polda Riau tidak ada menangani kasus tersebut. “Polda tidak menangani mas,”kata Gidion Arif dari ujung telepon genggamnya.

Pantauan media ini, bahwa kapal MT Pratama pengangkut minyak kotor tidak dilengkapi dokumen resmi, posisinya tampak dilabuh jauh dari pantauan publik.

Artinya kapal yang sedang mengalami proses hukum yang seyogianya harus disandarkan atau berlabuh dekat dengan pantauan atau pengawasan pihak instansi pihak berwenang, namun faktanya kapal tersebut tampak lepas jangkar cukup jauh dari pantauan publik.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here