Izin Operasional Tug Boat Tunda Pandu PT. PTB Dipertanyakan

0
322

Dumai,kompasriau-Izin operasional Kapal Tunda (KT) Rokky dan KT Sentosa I Sentosa II dan Sentosa III dan Pandu milik PT. Pelabuhan Tiga Bersaudara (PTB) yang beraktivitas diperairan Selat Rupat Dumai, patut dipertanyakan, pasalnya beredar kabar izin operasional PT. PTB tersebut diduga sudah kedaluwarsa sejak Desember 2016 dan hingga saat ini kabarnya belum diperpanjang, namun oleh Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai  masih saja membiarkan kapal tunda dan pandu PT. PTB tersebut melakukan aktivitas diperairan Selat Rupat Dumai.

Kabar beredar pengoperasian Kapal Tunda, pandu PT. PTB tersebut diduga bermodalkan rekomendasi KSOP Dumai, sehingga muncul pertanyaan berbagai kalangan.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media ini di lingkungan KSOP Dumai menyebutkan ada 4 Armada jenis tug boat yang dioperasikan PT. PTB di perairan Selat Rupat Dumai, digunakan untuk aktivitas tunda dan pandu berdasarkan izin Kepmenhub No. KP-327 Tahun 2010 dan Kepmenhub No. KP – 1161 Tahun 2012.

“Sejak PT. PTB mengantongi Izin hingga saat ini belum memiliki pangkalan tersendiri. Informasinya menumpang di pangkalan TNI – AL Dumai. Jadi jangan heran bilamana kapal perang TNI AL akan sandar di pangkalan TNI AL, Armada tug boat PT. PTB harus menyingkir dari pangkalan TNI AL,”ungkap sumber kepada awak media ini yang namanya mohon dirahasiakan, Kamis (15/3/2018).

Padahal menurut sumber, untuk mendapatkan Izin operasional tunda dan pandu di perairan Selat Rupat pangkalan armada merupakan sarat utama. PT. PTB. Selain tidak memiliki pangkalan, kabar beredar usia tug boat KT. Sentosa I, II dan KT Sentosa III yang dioperasikan juga sudah tua, karena tahun pembutan 1970 dan sudah tidak layak berlayar, mestinya sudah saatnya di “musiumkan”,  kecuali KT. Rokky tahun pembuatan 1990 han. Meski usianya 20 han tahun, boleh dibilang masih layak pakai,”sebut Sumber.

Sementara PT. PTB disebut-sebut memiliki puluhan armada tunda dan pandu yang beroperasi diperairan Indonesia yang tahun pembuatannya tahun tinggi, sudah saatnya menggantikan KT. Sentosa I, II dan KT Sentosa III untuk dioperasikan di kolam perairan laut Dumai, namun Tug Boat tahun pembuatan tahun tinggi milik PT. PTB tersebut hanya dipajangkan di Internet di jadikan iklan,”sebut sumber lagi.

Perusahaan industri yang menjadi relasi kegiatan pandu dan tunda KT. Rokky dan KT. Sentosa I, II dan III milik PT. PTB diperkirakan ada 8 perusahaan “raksasa” yang beroperasi  di perairan Selat Rupat Kelurahan Lubuk Gaung dan Bangsal Aceh Kecamatan Sei. Sembilan Kota Dumai, masing-masing perusahaan industri tersebut memiliki pelabuhan khusus yaitu PT. SDS, Ivo Mas group, PT. IBP, Pengantongan Semen, dan PT. Maredan.

Bahkan diinformasikan Izin khusus penggunaan pelabuhan yang “ dikantongi “ masing-masing perusahaan  tersebut kabarnya juga masih bersifat sementara alias rekomendasi yang dikeluarkan oleh KSOP Dumai.

Terkait hal itu, Humas kantor KSOP Dumai, Yose Purba ketika diupayakan konfirmasi melalui pesan singkat (SMS), Jumat 16 Maret 2018, mengatakan, “Maaf pak saya lagi diluar kota. Untuk pertanyaan bapak itu, silahkan membuat surat ke kantor, nanti akan dibalas suratnya Thank’s”pesan Purba.*** (S.Purba)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here