P3KDR Minta Usut Tuntas Kasus Robohnya Tembok GOR Di Dumai

0
209

Dumai,kompasriau-Ketua Umum Perkumpulan Penggiat Penyelamat Kekayaan Daerah Riau (P3KDR), Salamuddin Purba meminta kepada aparat yang berwenang di kota Dumai untuk lebih serius mengusut tuntas soal mendadaknya roboh tembok gelanggang olah raga atau GOR di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai.

“Kuat dugaan pondasi tembok GOR tersebut dikerjakan asal jadi. Kalau memang pondasi tembok GOR itu dikerjakan sesuai dengan bestek, tentu tidak mungkin bisa mendadak roboh,”ungkap Salamuddin Purba dengan nada heran kepada awak media ini, Selasa (20/3/2018).

Kata Salamuddin, dalam waktu dekat, pihaknya dari P3KDR akan menyurati pihak aparat yang berwenang di kota Dumai maupun di Jakarta soal kasus mendadaknya roboh tembok gelanggang olah raga tersebut.

“Kita sudah pegang semua dokumen tembok pagar proyek GOR tahap 1 senilai Rp4,73 miliar itu. Jadi, dalam waktu dekat, kita akan melayangkan surat kepada instansi terkait soal dugaan tembok olah raga itu dikerjakan asal jadi,”ucap Salamuddin sembari sambil menunjukkan beberapa lembar dokumen proyek GOR tersebut kepada awak media ini.

Menurut Salamuddin, police line sudah terpasang di lokasi robohnya tembok pagar proyek yang dianggarkan dari Bantuan Keuangan Pemprov Riau pada PUPR Kota Dumai. Proyek yang roboh ini, Rabu (7/2/2018), terlihat belum selesai 100 persen dan baru sekitar 80 persen.

Lokasi proyek tersebut terlihat merupakan lokasi lahan gambut, tetapi pondasi pagar tidak terlihat adanya galian, kecuali pada tiang-tiang pembatas,”ungkap Salamuddin.

Informasi akurat yang berhasil dihimpun awak media ini di kota Dumai menyebutkan, bahwa pada LPSE Kota Dumai terdapat paket pekerjaan pembangunan GOR tahap 1 Bankeu 2017 pada Dinas PUPR Kota Dumai, senilai Rp4,87 miliar. Paket ini dimenangkan PT Laras Surya Mandiri dengan nilai penawaran Rp4,739 miliar.***(Red).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here