Lagi PGN Disorot 39 Tiang LPJ Jalan Arifin Ahmad Belum Berfungsi

0
98
dav

Dumai,kompasriau-Lagi-lagi Perusahaan Gas Negara (PGN) mendapat sorotan publik terkait penanaman pipa gas di Kota Dumai, soalnya dampak dari penanaman pipa gas tersebut sekitar 60 han tiang lampu penerangan jalan (LPJ) Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai padam, diduga akibat kecerobohan kontraktor pada saat melakukan penanaman pipa gas, yang mengakibatkan kabel-kabel LPJ di dalam tanah berputusan.

Kegiatan penanaman pipa gas Jl. Arifin Ahmad Kelurahan Tanjung Palas oleh PGN disubkan kepada PT. Artha Bahari dan PT. AKP dari 60 han tiang LPJ itu, PT. Artha Bahari mendapat jatah memperbaiki 28 tiang dan PT. AKP 39 tiang, 28 tiang lampu yang dikerjakan PT. Artha Abadi telah menyala kembali dan telah diserahterimakan PT. Artha Bahari kepada Dinas Perkim Kota Dumai,  namun belum optimal.

Sebanyak 28 tiang LPJ tersebut menyala dikarenakan mendapat sorotan publik, namun belakangan ini 28 tiang LPJ yang telah menyala itu kembali mengulah sebahagian hidup dan sebahagian lagi padam, dikabarkan penyebabnya kabel – kabel LPJ yang 28 tiang di colong orang.

Kabid Pengawasan Pemukiman Dinas Perkim Kota Dumai Faried, ketika dikonfirmasi via telepon genggamnya, Sabtu (07/04/2018), mengatakan telah melayangkan surat panggilan pada Mei 2017 kepada PT. AKP,  namun hingga saat ini, panggilan tersebut hingga belum juga diindahkan.

“Karena hampir 1 tahun warga yang tinggal disepanjang Jl. Arifin Ahmad itu tidak menikmati penerangan jalan. Kita akan membuat surat panggilan berikutnya, untuk meminta pertanggungjawapan PT. AKP terkait kerusakan lampu penerangan jalan. Jl. Arifin Ahmad Kelurahan Tanjung Palas sebanyak 39 tiang, karena itu menjadi tanggungjawab PT. AKP,”tegas Faried.

Pengamatan awak media ini di lapangan, bahwa  perbaikan bahu jalan dan penerangan jalan bekas penanaman pipa gas PGN telah terjadi kerusakan kastin pembatas jalan Putri Tujuh. Diperkirakan sepanjang 2 Km mengalami kerusakan hingga saat ini belum juga diperbaiki, kemudian bau jalan Dt. Laksamana bekas pemasangan pipa gas PGN juga mengalami nasib yang sama.

Diperbaiki hasilnya tidak seperti semula, bekas perbaikan bahu jalan Dt. Laksamana tersebut percis “mata gergaji” tak elok dipandang mata.

Kendati Walikota Dumai Zulkifli AS  merespon kritikan publik, terkait kinerja kontraktor PGN dalam pelaksanaan penanaman pipa gas di Kota Dumai dan langsung meninjau bekas perbaikan bahu jalan yang dilakukan kontraktor pelaksana pemasangan pipa gas Jl. Dt. Laksamana, namun hingga berita ini dimuat belum juga ada upaya untuk memperbaiki bahu jalan tersebut seperti yang diharapkan banyak pihak.***(Salamuddin Purba)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here