Gubernur Sumut Masih Bungkam Soal Ir.Binsar Situmorang

0
329
Jpeg

Pekanbaru,kompasriau-Beraninya oknum pejabat mendirikan Koperasi Air Kehidupan (K.A.K) di dalam kawasan hutan seluas 7000 hektar di Desa Sam-Sam, Kecamatan Kandis,Kabupaten Siak, diduga dibeking oknum pejabat di Propinsi Riau dan Jakarta.

Sejumlah masyarakat di Desa Sam-Sam menyebut Ir Binsar Situmorang salah satu pendiri koperasi air kehidupan (K.A.K), yang melakukan kegiatan perkebunan kelapa sawit di dalam kawasan hutan di Kecamatan Kandis.

Saat ini, Ir. Binsar Situmorang  menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Propinsi Sumatera Utara di Jalan T.Daud No.5 Medan.

Hal tersebut terungkap, ketika awak media ini melakukan wawancara kepada sejumlah pegawai di kantor Dinas Lingkungan Hidup Jalan T.Daud No.5 Medan.

Gubernur Sumatera Utara, Dr.Ir. H.Tengku Erry Nuradi,MSi, belum berhasil ditemui awak media, guna konfirmasi terkait dugaan Ir.Binsar Situmorang terlibat mendirikan koperasi air kehidupan di  kawasan hutan di Kecamatan Kandis. Bahkan awak media ini sudah konfirmasi secara tertulis terkait hal tersebut, namun hingga saat ini, Gubernur Sumatera Utara masih memilih bungkam.

Begitu juga, Ir. Binsar Situmorang, kendati sudah upayakan awak media ini konfirmasi secara tertulis terkait operasional koperasi air kehidupan di dalam kawasan hutan tersebut, namun hingga berita ini dimuat belum ada tanggapannya.

“Benar,  bapak Binsar Situmorang sudah dilantik menjadi kepala Dinas Lingkungan Hidup, tetapi hari ini bapak Bincar belum masuk kantor. Kabarnya bapak Binsar memiliki usaha di Kabupaten Siak,”ungkap salah seorang pegawai di kantor Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara kepada awak media ini baru-baru ini.

Berdasarkan data-data yang berhasil dihimpun awak media ini di kantor Dinas Koperasi Siak, bahwa Ir Binsar Situmorang salah satu pendiri koperasi air kehidupan, pekerjaan PNS.

Dikatakan Ketua SPPI, Indra Gunawan, bahwa Koperasi Air Kehidupan (Aek Natio Group) beralamat kantor direksi di Jalan Setia Budi Komplek Taman Setia Budi Indah Medan dan alamat kantor kebun koperasi air kehidupan di Desa Sam-Sam, Kecamatan Kandis,Kabupaten Siak. Propinsi Riau.

“Bincar Situmorang adalah anak tertua dari owner pemilik yang juga warga Sumatera Utara  dan Dian Anggara adalah anak dari Ir Binsar Situmorang sebagai ketua Koperasi Air Kehidupan di Kecamatan Kandis,”ungkap Indra Gunawan.

Menurut Indra, kegiatan koperasi Air Kehidupan aman beroperasi secara ilegal di dalam kawasan hutan dan mendirikan PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam, disinyalir dibeking oknum pejabat berpengaruh di Jakarta.

Gencarnya pemberitaan terkait kasus tersebut, anggota DPRD Siak menyatakan siap menjadi saksi, bahwa lahan perkebunan kelapa sawit koperasi air kehidupan atau PT Aek Natio Grup di KM-18 Kampung Sam-sam, Kecamatan Kandis seluas 7000 hektar berada di dalam kawasan hutan.

“Kami DPRD Siak sudah pernah melaporkan kasus itu kepada aparat penegak hukum di Propinsi Riau, tetapi sampai saat ini operasional koperasi air kehidupan  masih tetap lancar melakukan aktivitas di dalam kawasan, padahal saya siap bersaksi bahwa lahan Koperasi Air Kehidupan berada dalam kawasan hutan,” ungkap Mhd Ariadi Tarigan.

Kasi Perkebunan Dinas Pertanian Perkebunan Kabupaten Siak, Candra, saat dikonfirmasi awak media ini diruang kerjanya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak tidak pernah memberi rekomendasi pembukaan perkebunan sawit atas nama Koperasi Air Kehidupan di kawasan Desa Sam-Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Bengkalis.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST) Kabupaten Siak, Zulfikri, saat ditemui awak media ini mengaku baru mendengar yang namanya koperasi air kehidupan beroperasi di Desa Sam-Sam, Kecamatan Kandis itu.

 “Baru kali ini saya mendengar nama Koperasi Air Kehidupan. Setahu saya Koperasi Air Kehidupan belum mengantongi izin dari DPMPST Kabupaten Siak,”ujar Zulfikri.***(Red).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here