Barang Kiriman Rusak, Kenapa Pihak Bus Bintang Utara Tidak Bertanggungjawab?

0
453

Dumai-Kompasriau– Perusahaan jasa angkutan barang dan penumpang Bus Bintang Utara yang melayani trayek Dumai-Medan  sebagai sarana angkutan bus penumpang yang sudah lama beroperasi melayani masyarakat di kota Dumai,  akhir-akhir ini menjadi perbicangan warga para pengguna jasa angkutan bus Bintang Utara di kota Dumai, pasalnya, barang pesanan satu set alat kendaraan dari Medan-Sumut, yang diangkut bus Bintang Utara ke kota Dumai mengalami kerusakan.

Bahwa pada tanggal 28 Desember 2017 lalu, pemilik toko spare part (Panja Djaya) di Medan mengirim barang satu set alat kendaraan via bus Bintang Utara ke kota Dumai, yang penerima barang tersebut adalah Ahong Alias Ardiansyah. Namun barang kiriman  dari Medan berupa spare part yang diterima oleh  Ahong  di kota Dumai, tidak dapat lagi dipergunakan sebagaimana mestinya.

Menurut Ahong, kendati barang tersebut tidak dapat lagi dipergunakan, namun hingga saat ini, pihak Bus Bintang Utara tidak pernah memberi jawaban yang jelas.

“Kita sudah minta pertanggungjawaban dari pihak jasa angkutan Bus Bintang Utara, tapi mereka selalu tidak ada jawaban yang jelas dengan alasan,  mereka selalu mengatakan, tanya saja sopirnya. Kami sudah berulang kali minta pertanggungjawaban atas rusaknya barang kiriman itu, tapi pihak Bus Bintang Utara di kota Dumai selalu banyak alasan yang tidak masuk akal,”keluh Ahong dengan nada kecewa kepada awak media ini baru-baru ini dan meminta kepada awak media ini agar masalah ini dipublikasikan di media kompasriau.com.

Kemudian Ahong menunjukkan bukti fotocopy tiket  merk PT. Bintang Utara dan fotocopy faktur bon dari toko Panca Djaya Medan tersebut. Dalam tiket tertera ongkos kirim Rp. 85.000,- harga barang di faktur tertera Rp. 3000.000,- (tiga juta rupiah) di kirim pada tanggal 28 Desember 2017 dari Medan ke Dumai.

Salah seorang pengurus Bus Bintang Utara di Kota Dumai, Marga Lubis, ketika dikonfirmasi via telepon genggamnya terkait hal tersebut, menyarankan agar masalah ini dilapor ke aparat penegak hukum.

 “Dilaporkan saja ke pihak kepolisian.Kalau perlu anda tanya saja ke Medan,”kilah pengurus Bus Bintang Utara di kota Dumai,Lubis dengan nada arogan kepada awak media ini baru-baru ini.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai,Asnar,  ketika  dimintai tanggapan terkait hal itu, Rabu (4/4/2018), menyarankan agar pihak jasa angkutan PT Bintang Utara bertanggungjawab terhadap barang kiriman tersebut, karena pengiriman barang tersebut memiliki tiket atau ekspedisinya lengkap.

“Kalau benar barang itu rusak di dalam bus Bintang Utara, tentu kita harapkan pihak jasa angkutan PT Bintang Utara harus bertanggungjawab terhadap setiap barang kiriman yang rusak itu,karena barang itu ada ekspedisi dan di tiket tertera angkos kirimnya,”ujar Asnar diruang kerjanya.***(JK.Situmeang)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here