Drs Paruntungan Pane,MM Tampung Aspirasi Masyarakat Buluh Kasap

0
104

Dumai,kompasriau-Kehadiran Drs Paruntungan Pane,MM di Kelurahan Buluh Kasap, Jumat (20/04/2018), merupakan suatu bukti nyata kepeduliannya terhadap masyarakat untuk menampung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

“Kehadiran Paruntungan Pane di Kelurahan Buluh Kasap ini disambut antusias oleh para simpatisannya, karena selama ini tindakan dan perbuatan maupun ucapannya, Paruntungan Pane selalu mengemban amanah dari rakyat, selalu berbanding lurus dan apa yang telah di sosialisasikan saat reses di beberapa tempat,”ucap salah seorang masyarakat Kelurahan Buluh Kasap kepada awak media ini, Jumat (20/4/2018).

Menurutnya, sosok anggota DPRD kota Dumai, Paruntungan ini sudah tidak asing lagi di masyarakat kelurahan Buluh Kasap. Paruntungan Pane politikus dari partai Nasdem ini, selalu menjadi primadona bagi sejumlah masyarakat di Kelurahan Buluh Kasap.

Pengamatan awak media ini di lapangan, bahwa kegiatan reses di kelurahan Buluh Kasap RT. 08, Jumat (20/04/2018),  Drs Paruntungan Pane dari partai nasdem Kota Dumai,mengundang ratusan masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Buluh Kasap dan dihadiri Lurah Buluh Kasap dan Ketua RT. 08.

Suasana yang penuh antusias dari kehadiran ratusan warga masyarakat kali ini sangat menakjubkan, dimana ratusan masyarakat datang berduyun-duyun penuh semangat untuk menyambut dan sekaligus menyampaikan aspirasinya kepada Drs. Paruntungan Pane, yang sudah ditunggu-tunggu warga kehadirannya untuk menampung keluhan lapisan masyarakat di Kelurahan Buluh Kasap.

Ketua RT. 08 Kelurahan Buluh Kasap, Darussalam sebagai  tuan rumah dalam sambutannya  mengatakan sangat senang dan bahagia atas kehadiran Drs Paruntungan Pane di Kelurahan Buluh Kasap.

”Saat ini masyarakat dapat menyampaikan unek-unek dan keluhan secara langsung kepada bapak anggota DPRD sebagai representasi dari  masyarakat ke pihak pemerintah Kota Dumai,”ujar Darussalam.

“Masyarakat berharap kepada anggota dewan yang satu ini, mengingat kegigihannya dan juga kepiawaiannya dalam memperjuangkan aspirasi warga dan hak rakyat demi kesejahteraan masyarakat,”harap Darussalam.

Pada kesempatan itu, Lurah Buluh Kasap, Dwi Darmasurya SH. M.IP dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Drs Paruntungan Pane, yang telah menyempatkan dirinya reses di Kelurahan Buluh Kasap.

“Kami sangat berterima kasih dan mengharapkan, dengan adanya reses kali ini, masyarakat dapat menyampaikan  keluhan dan unek-uneknya untuk di bahas di Dewan dan untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Dumai. Karena kami yakin, bahwa Dr. Paruntungan Pane sebagai anggota DPRD, dapat lebih banyak berbuat demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kelurahan Buluh Kasap Dumai,”tandas Dwi Darmasurya.

“Saya berharap kepada masyarakat agar kehadiran anggota DPRD, Drs Paruntungan Pane, dimaknai dengan ketulusan, dimana ketulusan itu tidak penuh keatas, ya paling tidak penuh ke bawah,”ucap Dwi Darmasurya dengan nada lembut dan santun.

Drs. Paruntungan Pane mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh undangan yang hadir dan mengapresiasi atas kehadiran Lurah Buluh Kasap dan Ketua RT. 08 yang dengan penuh semangat mengikuti acara tersebut sampai selesai.

Paruntungan Pane.dari Partai Nasdem yang membidangi Perekonomian dan Keuangan di DPRD kota Dumai, menjelaskan kepada masyarakat, bahwa tugas dan fungsi dari anggota DPRD ada tiga: Yang pertama: Legislasi (membuat perda). Yang kedua: Bud Getting (Penganggaran) dan yang ketiga: Pengawasan.

 “Dari tiga tugas pokok dari DPRD adalah pengawasan, dimana pemerintah dalam menjalankan undang-undang atau perda yang sudah di undangkan untuk dilaksanakan oleh pemerintah sebagai penyelenggara, harus diawasi oleh DPRD agar peraturan dan undang-undang itu benar-benar dilaksankaan oleh Pemerintah sesuai dengan aturan yang semestinya,”terang Paruntungan Pane.

Lebih lanjut Paruntungan Pane mengatakan, bahwa anggota DPRD dalam melahirkan sebuah perda harus berpihak kepada kebutuhan yang pro rakyat, agar sesuai dengan bunyi Pasal 23 Ayat 1,2,3 UUD 1945. Dimana disana dikatakan tentang perekonomian atas asas kekeluargaan, cabang-cabang produksi penting dikuasai Negara  dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai Negara dan dipergunakan untuk kesejahteraan (Kemakmuran) raykat.

“Untuk itu, kami di DPRD sedang berupaya menginisiasi sebuah perda tentang dana sosial dari perusahan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Dumai, yang selama ini pihak perusahaan hanya memberikan CSR (Coporate Social Responsibility)  tanggungjawab sosialnya. Dengan sukarela, maka dipandang perlu untuk membuat perda agar CSR, perusahaan bukan lagi sukarela, akan tetapi menjadi kewajiban untuk menyalurkan kepada masyarakat dan persennya akan ditetapkan 2% dari keuntungan perusahaan,”tegas Paruntungan.

Dalam sesi tanya jawab dari pihak masyarakat kepada anggota DPRD Drs. Paruntungan Pane, terkait dengan keberadaan air minum yang sudah menjadi prioritas utama untuk kebutuhan masyarakat kota Dumai, yang sampai saat ini belum terealisasi.

Ibu Tati dari RT.12 meminta kepada pemerintah agar dapat menyediakan air minum untuk masyarakat kota Dumai, karena masyarakat Dumai selama ini sudah cukup lama menunggu realisasi air minum.

Selain itu, menurut Tati, bahwa yang  menjadi keluhan masyarakat adalah masalah sampah yang selalu membuat saluran air diparit tersumbat dan mengakibatkan terjadinya banjir.

Menyikapi keluhan masyarakat di Kelurahan Buluh Kasap tersebut, Drs. Peruntungan Pane memberikan tanggapan sesuai dengan Tupoksinya. Sebagai anggota Dewan, dimana pihaknya selalu siap untuk menampung aspirasi masyarakat dan untuk diperjuangkan sekaligus membela kepentingan air minum.

Menanggapi soal air minum belum terealisasi di kota Dumai, Drs Paruntungan berjanji akan menyampaikan hal itu kepada Pemerintah Kota Dumai, sehingga air minum untuk masyarakat di kota Dumai dapat terealisasi.

“Tetapi kalau hanya mengharapkan anggaran dari APBD Dumai, sulit untuk terealisasi air minum di kota Dumai, kecuali pihak pemko Dumai bekerja sama dengan pihak investor menanamkan modalnya untuk proyek air minum itu,”ujar Paruntungan.

Terkait sampah yang dikeluhkan masyarakat di Kelurahan Buluh Kasap, Paruntungan Pane berjanji akan menyampaikan hal itu instansi terkait di Kota Dumai, termasuk koordinasi dengan Lurah. “Apa yang menjadi kendala. Kebetulan pak Lurah hadir saat itu,”ujar Paruntungan.

Kemudian Lurah menyampaikan kepada Drs Paruntungan, bahwa alat pengangkut sampah di Kelurahan Buluh Kasap hanya satu unit kaisar. “Alat pengangkut sampah itu sudah tua,”ujar Lurah. Kemudian Drs Paruntungan merespon dan mengatakan, pihaknya akan menyampaikan hal itu kepada Pemerintah kota Dumai.***(R.Sirait/JKSitumeang)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here