Diduga Dikerjakan “Asal Jadi”, Satu Tiang Jembatan Terpaksa Dibongkar

0
73

Dumai,kompasriau-Diduga dikerjakan “asal jadi”, satu tiang penopang jembatan ring road pelabuhan TPI sungai Dumai terpaksa kembali dibongkar oleh pekerja PT Brantas Abipraya, padahal bantalan tiang penopang jembatan tersebut baru selesai pengerjaannya.

Pengamatan awak media ini di lapangan, setelah jembatan sungai Dumai ini dibangun PT Pelindo I Medan sebagai proyek lanjutan tahap II, pekerja PT Brantas Abipraya selaku kontraktor proyek ini membongkar ulang dua tiang penopang jembatan yang terdapat di tengah aliran sungai Dumai.

Dibongkarnya dua tiang jembatan tersebut, menurut Ir Teuku Muhammad Saldi, karena keberadaan konstruksi tiang jembatan dibangun pada proyek sebelumnya tahap I sudah beberapa tahun silam, sehingga perlu ada perubahan desain konstruksi tiang jembatan yang baru.

Akan tetapi, setelah kedua tiang penopang jembatan ring road (Jembatan lingkar) ini di bongkar dan baru selesai dikerjakan ulang, pihak Brantas Abipraya tampak kembali membongkar kedua kalinya satu tiang penopang jembatan tersebut.

General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Pelindo I Cabang Dumai, Ir Djuhaery, melalui Manejer Teknik, Ir Teuku Muhammad Saldi, kepada media ini, Jumat (20/4-2018), mengatakan, dibongkar ulang satu tiang penopang jembatan merupakan atas permintaan pihak Pelindo.

Menurut Teuku Muhammad Saldi, didampingi Asisten Manejer Fasilitas Pelindo I Cabang Dumai, Hendri Lubis, saat disambangi crew media ini di ruang kerjanya Pelindo I Cabang Dumai mengaku bahwa tiang penopang jembatan yang kembali dibongkar atas permintaan pelindo karena tidak sesuai spek dan kurang kwalitas.

“Hal ini terjadi karena kurang kwalitas dan atau mungkin karena kelengahan pengawas saat pengerjaannya,”ujar Saldi mengakui.

Saldi menegaskan, pihaknya tidak main-main terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek jembatan tersebut karena itu pihaknya (Pelindo Dumai-red) ketat melakukan pemantauan dan pengawasan.

“Ini merupakan bentuk pengawasan yang ketat dan tegas dari Pelindo, sehingga tiang penopang jembatan kembali dibongkar dan pembongkaran dilakukan setelah dahulu dilakukan pemeriksaan oleh tim laboratorium forensik,”kata Saldi menjelaskan.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here