Satpol PP Segel Aktivitas Penanaman Pipa Perusahaan Gas Negara

0
476

Dumai, kompasriau.com-Kamis (3/5/2018), Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah kota Dumai, siang tadi sekitar pukul 12 30 sampai dengan 14 30 Wib, melakukan penyegelan terhadap aktivitas penanaman pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara.

Penyegelan aktivitas penggalian dan penanaman pipa oleh PT PGN yang bukan lagi menyandang status nama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau bukan lagi status persero tersebut, dikarenakan ada kerusakan sejumlah fasilitas milik Pemerintah Kota Dumai.

Kepala Satpol PP Pemko Dumai, Bambang Wardoyo, ketika dihubungi awak media ini, sore tadi, Kamis (4/5-2018) membenarkan adanya tindakan penyegelan pemasangan pipa PGN dilakukan petugas Satpol PP kota Dumai.

Menurut Bambang, tindakan penyegelan terhadap aktivitas penggalian tanah dan penanaman pipa PGN tersebut merupakan buntut dari tindakan semena-mena pekerja pihak PGN saat melakukan aktivitas mengakibatkan banyaknya kerusakan fasilitas milik Pemerintah kota Dumai.

Fasilitas pemerintah yang rusak akibat kegiatan pengerjaan penggalian dan penanaman pipa PGN tersebut menurut Bambang, seperti faislitas rambu-rambu lalu lintas banyak yang rusak dan tumbang.

“Rambu-rambu banyak yang tumbang dalam penggalian tanah untuk pemasangan pipa PGN dan tidak dipasang lagi. Hal itu akan mengganggu arus lalu lintas,”ungkap Bambang dari ujung teleponnya menjawab awak media ini.

Dijelaskan Bambang, bahwa langkah dan tindakan penyegelan yang dilakukan Satpol PP tersebut merupakan beckap Dinas Perhubungan kota Dumai karena adanya beberapa rambu-rambu lalu lintas yang tumbang dalam aktivitas penggalian dan penanaman pipa PGN,” tandas Bambang.

Lokasi penyegelan yang dilakukan petugas Satpol PP menurut Bambang, ada di dua lokasi, yaitu di wilayah Mundam, Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai, jalan lintas Dumai-Pakning Bengkalis dan lokasi Bukit Jin jalan lintas Dumai-Bagan Besar Kota Dumai.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here