Kediaman Terduga Teroris

0
123

Pekanbaru,kompasriau.com-Rabu (16/2018), Kepolisian Resor Dumai bergerak cepat melakukan penggeledahan terhadap pabrik tempe di Jalan Pendowo, Kelurahan Bukit Batren I, Kota Dumai, Rabu (16/5/2018).

Kapolres Dumai AKBP Restika P.Nainggolan tampak memimpin penggeledahan pabrik tempe tersebut. Saat tiba di pabrik tempe itu, petugas menyuruh semua pekerja keluar dari pabrik tempe dan duduk berjejer untuk diperiksa.

Mereka diinterogasi satu persatu seputar keterlibatan mereka dengan terduga teroris Adi Syofian yang menyerang Mapolda Riau, Rabu pagi. Kapolda juga terlihat menanyakan soal penyewa dan pemilik pabrik tempe kepada warga setempat.

Petugas menyisir seluruh areal pabrik tempe guna mencari barang-barang berbahaya dan mencurigakan, yang diduga milik terduga teroris. Meskipun tidak menemukan barang yang dianggap berbahaya, polisi tetap mengawasi ketat pabrik tempe. Penggerebekan pabrik tempe ini mendapat perhatian dari puluhan warga sekitar.

Walikota Dumai, Drs H. Zulkifli, AS bersama Dandim 0320/Dumai, Letkol (inf) Horas Sitinjak meninjau kediaman terduga teroris di kota Dumai.

Walikota Dumai mendatangi rumah terduga teroris yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018). Ada dua rumah yang didatangi bersama sejumlah personel polisi bersenjata lengkap. Petugas melakukan penggeledahan dan meminta keterangan dari warga sekitar.

Selain itu, petugas juga melakukan penggrebekan terhadap rumah terduga Mursalim di Jalan Santri Assakinah, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai.

Rumah tersebut  berada cukup jauh dari jalan Raya Dumai-Pakning, tepat dipertengahan kebun sawit. Petugas menemukan, membawa sejumlah barang bukti berupa senjata senapan angin, pistol rakitan, senjata tajam dan busur panah.***(Rudi).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here