Rubuhnya Dermaga Pelabuhan PT Pertamina (Persero) RU II Dumai

0
170

Dumai,kompasriau.com-Korban hilang atas kecelakaan rubuhnya dermaga pelabuhan bongkar muat BBM PT Pertamina (Persero) Refinery Unit II Dumai, Jum’at (1/2-2018) sekitar pukul 15.00. Wib, terus dilakukan pencarian.

Pasca kejadian naas, Zulkarnaen korban hilang akibat terjatuh kelaut bersamaan rubuhnya salah satu Breasting Dolphin (BD) di areal Jetty 5 Refinery Unit (RU) II Dumai, langsung dilakukan pencarian, namun sampai saat itu, korban Zulkarnain belum ditemukan.

Unit Manager Communication, Relation dan CSR PT Pertamina Unit Pengolahan (Refinery Unit) RU II Dumai, Taufikurachman, kepada kompasriau.com mengatakan, hari ini, tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap korban hilang Zulkarnain, Sabtu (2/6-2018) pagi, dimulai sekitar pukul 08. 00. Wib.

Pihak-pihak yang terlibat melakukan pencarian korban hilang dalam tim gabungan, ujar Taufik, diantaranya pihak Pertamina, TNI AL mengerahkan 10 petugas penyelam, Basarnas, Satpol Air maupun Security Pertamina, dengan mempergunakan kapal LCR Marine Pertamina bersama kapal Patroli TNI AL.

Dalam proses lanjutan pencarian korban jelas Taufik, tim gabungan menyisir seluruh areal dimana material beton dan material lain yang rubuh dan jatuh kelaut bersamaan jatuhnya korban Zulkarnain telah diperluas titik areal pencarian.

Atas peristiwa musibah yang menelan korban jiwa itu, Taufikurachman menjelaskan, bahwa terhadap aktivitas operasional di areal Jetty 5 dihentikan untuk sementara.

Sedangkan untuk kapal MT Bull Flores yang sebelumnya rencana akan disandarkan di Jetty 5, menurut Taufik telah dialihkan dan bersandar di Jetty 3.

Bahwa rencana Kapal MT Bull Flores disandarkan di Jetty 3 kata Taufik guna melakukan loading BBM Solar, dimana sesuai komitmen kargo akan memenuhi kebutuhan Solar, imbuh Taufik.

Sementara itu atas peristiwa menimpa dua pekerja crew mooring dolphin marine sub kontrak itu, dari ujung teleponnya dijelaskan Taufik, bahwa operasional kilang pengolahan (RU) II Dumai berjalan normal sesuai rencana untuk bulan Juni 2018.

Sebgaimana dirilis media ini sebelumnya, atas peristiwa musibah rubuhnya trestle di areal Jetty 5 pelabuhan Pertamina RU II Dumai, Jum’at (1/6-2018) kemarin, dua pekerja crew mooring turut terjatuh kelaut, diantarya Zulkarnain dan Syaiful Amri, keduanya warga Kota Dumai.

Dari kedua korban tersebut, Zulkarnain hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan. Sedangkan Syaiful Amri saat itu dapat diselamatkan dalam posisi terapung, sedang menjalani perawatan di rumah sakit Pertamina karena korban Syaiful Amri mengalami sejumlah luka akiban benturan ditubuhnya.

Zulkarnain maupun Syaiful Amri, merupakan karyawan PT Peteka Karya Gapura, bekerja di Dermaga pelabuhan Pertamina RU II Dumai sebagai crew mooring marine jetty.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here