Kadisnakertrans Bengkalis Tidak Pernah Datang Ke Kantor Melihat Buruh Korban PHK

0
179
IMG_20180607_202949
Para Buruh/Karyawan Korban PHK Sepihak Di Depan Kantor Disnakertrans Bengkalis

Bengkalis,kompasriau.com-Kamis (07/6/208),  dilakukan pembahasan mengenai belum seriusnya ditanggapi pihak perusahaan, soal tuntutan ratusan karyawan korban PHK sepihak oleh pihak manajemen PT.Muriniwood Indah Industri (PT.MII) dan PT.Sarana Inti Sawit (PT.SIS) dan PT.ADEI bersama DPP SBRI (Serikat Buruh Riau Independen), bertempat di penginapan buruh/karyawan,tepatnya di depan kantor Disnakertrans Bengkalis.

Dimana para karyawan PT.ADEI berjumlah sekitar 50 orang menyusul tadi pagi mendiami kantor Disnakertrans Bengkalis, bergabung dengan karyawan dari PT.MII yang sudah hampir 3 minggu dan dari PT.SIS baru 2 hari.

Agen Simbolon selaku Ketua Umum DPP SBRI dalam rapat pembahasan itu menegaskan, bahwa selama hampir 3 minggu ini Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis, Abdul Ridwan Yazid, S.Sos tidak pernah datang ke kantor untuk menunjukkan keseriusannya menjalankan undang-undang ketenagakerjaan.

“Apalagi menemui bapak/ibu dan anak-anak disini, bagaimana keadaan bapak/ibu disini, apakah ada yang sakit atau kelaparan tidak ada niatnya untuk itu.Apakah beliau tidak malu kalau depan kantornya ada jemuran pakaian, ada masak memasak dan banyak karyawan yang menginap disini,”keluh Agen Simbolon.

Kata Agen Simbolon, rencana besok Jumat (08/05/18), dari Disnakertrans Provinsi Riau akan datang kesini untuk menyelesaikan masalah tuntutan bapak/ibu semua, karena masalah pembayaran gaji, lembur yang belum dibayarkan sudah ditandatangani oleh Kadisnakertrans Riau oleh Rasidin Siregar, SH.

“Kami pengurus akan ke Polsek Mandau dan Pinggir untuk berkoordinasi mengenai masalah penggusuran dari pihak perusahaan, termasuk masalah izin perusahaan supaya dicabut.Kita minta orang yang mengusir bapak/ibu dari perumahan, agar ditangkap dan diproses secara hukum, apalagi yang merusak secara paksa atap rumah ataupun barang-barang lainnya,”ungkap Agen Simbolon.

“Apabila upaya pihak kepolisian tidak mampu melakukan hal itu, kita upayakan sendiri. Kita tutup perusahaan itu, kita berjuang sampai titik klimaks ! apakah bapak/ibu siap..?,”tanya Agen Simbolon kepada karyawan korban PHK sepihak. “Siap pak sampai mati,” jawab para karyawan korban PHK sepihak kompak.

“Ya, kita harapkan pihak kepolisian dan pihak Pemkab Bengkalis khususnya Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi mampu melakukan dengan baik menjalankan amanah undang-undang ketenagakerjaan kepada pihak perusahaan.Yang paling penting karyawan tetap bersatu, tidak ada perbedaan dari perusahaan mana, karena perjuangan kita sama,”tutup Agen Simbolon.

Sementara, Bobson Samsir Simbolon, SH selaku Kabid.Hukum DPP SBRI mengatakan, kalau masalah tuntutan karyawan hingga mendiami kantor Disnakertrans Bengkalis ini, sudah bahan pembicaraan oleh seluruh dinas/SKPD Bengkalis, untuk mengupayakan jalan penyelesaiannya. “Tadi siang dari dinas sosial sudah datang kesini dan menemui Sekretaris Disnakertrans untuk melakukan upaya  penyelesaian permasalahan tuntutan bapak/ibu.Jadi, mari kita doakan bersama, agar besok apa yang  kita tuntut bisa terkabul,”ujar Bobson.

Hingga berita ini dimuat, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis, Abdul Ridwan Yazid, belum memberikan tanggapan atau penjelasan kepada awak media ini terkait karyawan korban PHK seiphak tersebut.***(Julieser).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here