Polres Bengkalis Temui Para Karyawan Yang Menginap Di Kantor Disnakertrans

0
176

Bengkalis,kompasriau.com-Pemerintah Kabupaten Bengkalis maupun petinggi Disnakertrans tidak kunjung tiba hari ini, Jumat (08/06/2018), untuk menemui para karyawan korban PHK sepihak yang menginap di Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis.

Yang datang hanya  dari Polres Bengkalis yaitu, Kasat Intelkam, AKP Yanu Rihardi, S.I.K, Kanit Intelkam Polsek Mandau, Iptu Hermanto dan rombongan untuk menemui para karyawan yang berjumlah sekitar 400 orang dan berdiskusi dengan pihak DPP SBRI (Serikat Buruh Riau Independen) yang di ketuai oleh Agen Simbolon.

Pada kesempatan itu, Kasat Intelkam meminta kepada pihak DPP SBRI dan karyawan untuk selalu menjaga keamanan kantor Disnakertrans Bengkalis dan menunggu kedatangan pihak Pemkab Bengkalis dan Pemerintah Provinsi Riau khususnya Disnakertrans, seperti disebutkan Sekretaris Disnakertrans pada Kamis (07/06/18) kemarin kepada DPP SBRI, untuk menuntaskan permasalahan tuntutan karyawan PT.Muriniwood Indah Industri (PT.MII), PT.Sarana Inti Sawit (PT.SIS) dan PT.ADEI yang di PHK sepihak oleh manajemen perusahaan.

“Jaga emosi dan jangan anarkis, karena nantinya bapak-bapak akan berhadapan dengan hukum.Mari kita saling menjaga keamanan kantor Disnakertrsns ini, nanti perjuangan bapak-bapak akan sia-sia,”pinta Kasat Intelkam kepada para karyawan.

Agen Simbolon sangat menghargai kedatangan pihak Polres Bengkalis tersebut, mengatakan, “Kami semua disini sangat menjunjung tinggi hukum pak. Bapak lihatlah tidak ada yang merusak kantor Disnakertrans ini, walaupun sebenarnya di dalam hati kami ini semua sudah panas dan sudah tak terkatakan lagi, akibat dari sikap pemerintah yang tidak mau datang kesini. Coba bapak bayangkan saja sudah hampir 3 minggu karyawan PT.MII menginap disini dan dari PT.SIS dua hari, tetapi Kadisnakertrans Bengkalis, Abdul Ridwan Yazid, S.Sos beserta Kabid dan Kasi PHI (Perselisihan Hubungan Industrial) tidak pernah masuk kantor, kan sudah keterlaluan mereka itu selaku PNS,”ungkap Simbolon.

“Kami mohon pak Kasat menjembatani kami ke pihak Pemkab Bengkalis, agar datang kesini menyelesaikan permasalahan buruh ini, karena telepon kami sudah tidak ditanggapi lagi,” pinta Agen Simbolon.

“Baiklah karena hari sudah siang menjelang waktu sholat Jumat, kami permisi pulang dulu, nanti kami coba upayakan menghubungi pihak Pemkab Bengkalis, pukul 14.00 WIB kita akan berjumpa lagi disini,”janji Kasat Intelkam.

Kemudian setelah pukul 15.00 Wib, pihak Kasat Intelkam dan rombongan kembali datang dan memberitahukan kepada Ketua Umum DPP SBRI dan pengurus lainnya, bahwa hari ini belum ada pihak Pemkab Bengkalis yang mau datang ke kantor Disnakertrans.

“Kami sudah coba komunikasi kepada Asisten II Pemkab Bengkalis, agar disampaikan kepada Bupati Bengkalis Amril Mukminin untuk segera menyelesaikan permasalahan buruh ini,”tutup Kasat Intelkam.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Propinsi Riau Rasidin Siregar, SH, ketika dikonfirmasi melalui  WhatsAppnya mengatakan bahwa pihak Disnakertrans Provinsi Riau dan rombongan tidak benar mau turun ke Duri.

“Karena mengenai PHK karyawan adalah wewenang Kadisnakertrans Bengkalis yang menanganinya. Jadi tidak ada saya janji mau ke Duri. Masalah PHK karyawan tugasnya Disnakertrans Bengkalis,”ujar Rasidin.

Ketika disinggung terkait Kadisnakertrans Kabupaten Bengkalis, Abdul Ridwan Yazid, S.Sos hampir 3 (tiga) minggu tidak masuk kantor dan apa sanksinya selaku pegawai negeri sipil..?. Rasidin Siregar menjawab, “no comment. Tanyakan kepada Bupati,”tutup Rasidin.

Hingga berita ini dimuat, Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, belum berhasil dikonfirmasi awak media ini.*** (Julieser)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here