Oknum PNS RSUD Dumai Dituntut 3 Tahun Penjara

0
234

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Terdakwa Reni Mulyanti alias Reni dugaan penipuan Cek kosong dituntut oleh JPU dengan hukuman selama 3 tahun pidana penjara, dikurangi masa hukuman yang sudah dijalani terdakwa Reni.

Tuntutan hukuman terdakwa Reni Mulyanti ini, dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai, Hengky Fransiscus Munte SH MH di Pengadilan Negeri (PN) kelas IA Dumai, Selasa (31/7/2018).

Sidang dipimpin oleh hakim ketua DR Agus Rusianto SH MH dibantu hakim anggota, Muhammad Sacral Ritonga SH dan hakim Renaldo MH Tobing SH MH.

Dalam surat tuntutan yang dibacakan dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hengky Fransiscus Munte,SH mengatakan, bahwa perbuatan terdakwa Reni, terbukti melakukan perbuatan tindak pidana penipuan melanggar pasal 378 KUHPidana. Sehingga JPU Hengky menuntut terdakwa Reni dengan hukuman penjara selama 3 tahun, dikurangi masa tahanan yang sebelumnya dijalani terdakwa.

Sementara itu, atas tuntutan JPU tersebut, terdakwa Reni kepada majelis hakim menyebut dirinya (Reni) akan melakukan pembelaan tertulis. Dimana atas tuntutan JPU menuntut terdakwa Reni selama 3 tahun penjara, Reni Mulyanti merasa keberatan, karenanya Reni mengatakan akan melakukan pembelaan diri secara tertulis dan akan menyerahkan surat pembelaan tersebut pada sidang lanjutan, Selasa (7/8/2018), minggu depan.

Sebagaimana terungkap dalam sidang sebelumnya, Reni Mulyanti alias Reni didakwa melakukan perbuatan dugaan penipuan dengan menyerahkan cek kosong kepada pelapor Sriwati Nurlinda, sebagai cicilan membayar hutang oleh terdakwa Reni kepada Sriwati Nurlinda selaku pemberi pinjaman.

Sebelumnya, Reni Mulyanti salah seorang Pegawai Negeri Silpil (PNS) dilingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai ini meminjam uang Sriwati Nurlinda dengan jumlah sekitar Rp 300 juta lebih. Pendek cerita, Reni mengangsur hutangnya kepada Srwiwati Nurlinda yang sama PNS di lingkungan RSUD Dumai (saat ini sudah pensiun-red).

Akan tetapi kemudian, akal bulus muncul dari terdakwa Reni, dimana Reni dalam mencicil hutangnya kepada Sriwati Nurlinda dengan memberikan cek kosong, sehingga kasus ini dilaporkan kepihak berwajib hingga bergulir ke meja hijau peradilan untuk mempertanggungjawakan konsekwensi perbuatannya.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here