Pengerjaan Jembatan Ringroad Sungai Dumai Tahap I “Lelet”

0
327

DUMAI,KOMPASRIAU.com-Proyek Jembatan Ringroad Pelabuhan TPI Sungai Dumai tahap I hingga hari ini, Jum’at (3/8/2018), masih proses pengerjaan oleh pekerja kontraktor PT Brantas Abipraya.

Salah seorang pekerja Abipraya ditemui dilokasi proyek jembatan ringroad (jalan lingkar) menghubungkan jalan pelabuhan Pelindo I Dumai dengan jalan lintas umum Dumai Sumatera Utara ini, menyebut pekerjaan mereka hanya proses finishing saja atau pekerjaan akhir yang tinggal sedikit.

Demikian penjelasan terpisah dari Aidil, salah seorang pihak konsultan pengawas pekerjaan proyek yang tidak kunjung selesai tersebut, menurutnya pengerjaan jembatan tahap I sudah mulai selesai. “Kami sudah mulai selesai, tinggal menyiapkan laporan pengawasan untuk di submit ke Pelindo,”ujar Aidil.

Namun apa yang disampaikan pihak konsultan pengawas kepada media ini mengatakan pengerjaan proyek mau selesai tinggal menyiapkan laporan pengawasan ke pihak Pelindo I selaku Owner pemilik proyek masih tidak benar.

Pantauan awak media ini ke lokasi proyek jembatan lingkar yang menelan anggaran BUMN PT Pelindo I Rp 57 miliar itu, pihak pekerja masih tampak melakukan aktivitas kerja mengerjakan pemasangan acsesories pagar jembatan baik sisi kiri maupun sisi kanan. Artinya, pekerjaan diatas jembatan masih tampak berlangsung.

Sebagaimana diketahui, masa kontrak pengerjaan jembatan lingkar tahap I ini berakhir pada akhir Desember 2017, namun karena volume pekerjaan masih banyak belum selesai atau frogres pekerjaan tidak sesui target, maka PT Pelindo I Medan memberikan addendum/pertambahan masa pekerjaan kepada Abipraya per Januari hingga sampai bulan Mei 2018.

Akan tetapi setelah masa pengerjaan sudah ditambah lima bulan tersebut, pekerjaan PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor namun pengerjaan juga tidak tuntas alias “lelet”.

Mencoba meminta penjelasan dari pihak PT Brantas Abipraya, awak media ini pun menghubungi dan meng sms lewat nomor telepon manager operasional project, Andika, akan tetapi Andika tidak bersedia merespon.

Sementara itu, awak media ini juga mencoba menemui Gotfrit Hutabarat, merupakan project manager PT Brantas Abipraya. Namun menurut stafnya, bahwa projeck manajer tersebut menolak untuk ditemui media dengan alasan takut salah-salah statement.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here