Surat Pledoi Dibaca Terdakwa Oknum PNS RSUD Dumai

0
46

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Terdakwa Reni, mengajukan upaya pledoi atau pembelaan terhadap dirinya atas tuntutan yang dibacakan JPU Kejari Dumai dengan tuntutan pidana selama 3 tahun penjara pekan kemarin.

Terdakwa Reni merupakan Pegawai di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai sebelumnya mendapat tuntutan pidana dari JPU Kejari Dumai Hengki Fransiscus Munte SH, selama 3 tahun penjara atas konsekuensi perbuatannya dugaan penipuan membuat Chek kosong atas utang piutang antara terdakwa dengan pelapor.

Setidaknya ada 10 (sepuluh) lembar halaman berisi surat pledoi yang dibacakan dan diajukan terdakwa Reni Mulyanti kepada majelis hakim atas perkara yang menerpanya itu.

Surat pledoi yang dibacakan Reni Mulyanti di hadapan sidang Pengadilan Negeri (PN) kelas IA Dumai, dalam sidang lanjutan, Selasa (7/8-2018), merupakan upaya Reni membela diri atas tuntutan JPU yang menuntutnya selama 3 tahun penjara.

Artinya, atas dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Reni Mulyanti, Reni Mulyanti merasa tidak terima, bahkan keberatan terhadap tuntutan JPU, karenanya terdakwa Reni mengajukan surat pembelaan.

Menanggapi surat pledoi yang dibacakan terdakwa Reni Mulyanti dihadapan sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai, Hengki Fransiscus Munte SH, kepada majelis hakim dipimpin DR Agus Rusianto SH MH, mengatakan tetap dalam tuntutannya.

Agenda sidang ini hanya mendengarkan pembacaan pledoi dari terdakwa Reni dan usai pembacaan pledoi tersebut, hakim ketua menjadwalkan sidang berikutnya pembacaan putusan dari majelis hakim.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here