Terdakwa Pembajak Karnel Di Dumai Dijatuhi hukuman 7 Bulan Penjara

0
58

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Delapan orang terdakwa adalah Asnawi Kurniawan dkk dalam perkara kasus penjarahan paksa biji karnel, yang diangkut kapal TB Indah Samudra V, akhirnya dijatuhi hukuman pidana penjara masing-masing 7 bulan.

Hukuman penjara bagi terdakwa Asnawi Kurniawan dan kawan-kawan (dkk), dibacakan oleh hakim ketua DR Agus Rusianto, SH.MH, yang juga Ketua Pengadilan Negeri (PN) kelas IA Dumai tersebut dalam sidang putusan, Rabu (8/8/2018).

Dalam amar putusan yang dibacakan, Agus Rusianto,SH.MH menyebut, bahwa perbuatan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 439 ayat (1) jo pasal 55 ayat 1 KUH Pidana.

Dimana kata hakim, perbuatan para terdakwa secara bersama-sama dengan peran masing-masing melakukan pembajakan biji karnel milik Wilmar Group, yang diangkut kapal tongkang TB Indah Samudra V, karenanya para terdakwa divonis masing-masing 7 bulan penjara dikurangi masa hukuman yang telah dijalani para terdakwa.

Putusan yang dijatuhkan hakim kepada masing-masing terdakwa ini adalah lebih rendah dari tuntutan JPU Hengki Fransiscus Munte SH. Dimana sebelumnya tuntutan JPU Hengki kepada terdakwa adalah masing-masing selama 10 bulan penjara, dikurangi hukuman yang sudah dijalani para terdakwa.

Selain putusan yang diterima para terdakwa masing-masing 7 bulan penjara, Kapal Motor Suhanawan GT 6 milik terdakwa Asnawi Kurniawan, yang mana kapal KM Suhanawan GT 6 dipakai para terdakwa memuat biji karnel, yang di bajak alias “dijarah paksa”, dikembalikan hakim pada terdakwa Asnawi Kurniawan.

Selain kapal pompong milik Asnawi dikembalikan dalam amar putusan tersebut, satu unit mesin pompa penyedot inti sawit yang dijarah dari atas tongkang, juga dikembalikan kepada pemiliknya.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here