Puluhan Wartawan Datangi Polda Riau

0
74

PEKANBARU,KOMPASRIAU.com-Puluhan wartawan dari berbagai media di Propinsi Riau mendatangi kantor Kepolisian Daerah Riau di Jl.Jend Sudirman Pekanbaru-Riau, Senin (10/9/2018). Kedatangan puluhan wartawan ke Polda Riau merupakan bentuk protes dan menyampaikan tuntutannya terhadap proses hukum yang menimpa seorang wartawan  untuk dihentikan.

Pasalnya,  seorang wartawan online bernama Toro Laila, sebelumnya dilaporkan oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin ke Polda Riau, karena memberitakan kasus dugaan korupsi dana hibah dan Bansos Kabupaten Bengkalis, tahun anggaran 2012.

Kordinator aksi, Ismail Sarlata dan kawan-kawannya di depan kantor Polda Riau, menyampaikan tuntutanya agar Kapolda Riau memeriksa oknum penyidik Polda Riau yang diduga melakukan kriminalisasi pers terhadap seorang wartawan.

Puluhan wartawan berharap kepada bapak Kapolda Riau yang baru supaya bersedia berdialog dengan insan solidaritas Pers di tempat itu untuk mendengar aspirasi mereka dan merespon kejanggalan penyidikan yang dilakukan oleh oknum penyidik Polda Riau terhadap wartawan.

Dalam aksinya puluhan wartawan menyebut berbagai tindakan arogansi dan kriminalisasi yang diduga dilakukan oleh oknum penyidik Polda Riau terhadap seorang wartawan yang hingga kini telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

,”Segera periksa oknum penyidik yang diduga sekongkol dengan Amril mukminin selaku Bupati di Bengkalis yang terindikasi berdasarkan berbagai bukti terlibat korupsi dana bansos Bengkalis tahun 2012 senilai 272 miliar. Kami minta Kapolda Riau yang baru  segera panggil penyidik dan bongkar persekongkolan ini dengan terang benderang,”teriak Feri dan kawan-kawannya.

Pengamatan awak media ini, Kepala Kepolisian Daerah Riau, Riau Irjen Pol Widodo belum menghampiri massa aksi solidaritas Pers tersebut, namun dari satuan Direskrimsus melalui kasubdit IV, AKBP Ginting mencoba memberikan pernyataan melalui mediasi di ruang SPKT Dirkrimum Polda Riau, tetapi 5 orang utusan dari aksi solidaritas menolak dan memilih melanjutkan aksinya.***(PR)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here