Simulasi Pemungutan Suara Di Kantor KPU Dumai “Sepi”

0
48

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai, Sabtu (6/4/2019) melaksanakan acara simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara hasil pemilu serentak tahun 2019.

Pelaksanaan simulasi tersebut berlangsung di halaman kantor KPU Dumai, Jalan Perwira, Bagan Besar bersebelahan dengan kantor BPN Kota Dumai.

Acara simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara yang dilaksanakan KPU tersebut disayangkan beberapa warga yang hadir dalam acara tersebut. Pasalnya hanya sedikit saja warga yang hadir dalam acara simulasi.

“Simulasi itu kan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat untuk menambah pemahaman bagaimana tata cara yang benar untuk mencoblos, tapi warga kok ngak rame diundang,”ujar Junaidi kepada media ini di tempat terpisah, Selasa (9/4/2019).

Junaidi mengaku dirinya warga setempat tinggal di Bagan Besar sekitar kantor Walikota Dumai yang kebetulan hadir dalam acara simulasi menyayangkan pelaksanaan simulasi karena warga sepi di acara.

Menyikapi hal tersebut, Ketua KPU Dumai, Darwis. S.Ag, melalui Komisioner KPU Dumai, Siti Khadijah SE, membenarkan hal tersebut bahwa warga tidak seberapa yang diundang.

Menurut Siti Khadijah SE, didampingi komisioner KPU, Parno SE, menyebut bahwa Simulasi yang dilakukan KPU Dumai Sabtu lalu hanya simulasi bagi penyelenggara pemilu saja.

Penyelenggara pemilu yang dimaksud Komisioner KPU Dumai ini yakni seperti KPU, PPK, KPPS, TPS dan penyelenggara lainnya dalam pemungutan dan penghitungan hasil suara pemilu serentak tahun 2019 nanti.

“Tujuan simulasi hanya bagi penyelenggara untuk mematangkan pemahaman di tingkat penyelenggara,”kata Siti Khadijah ditimpalai Parno SE membenarkan.

Selain pihak penyelenggara turut hadir di acara simulasi, beberapa pejabat Forkopinda hadir dalam undangan pihak KPU Kota Dumai.

Sementara itu, disinggung soal minimnya sosialisasi terhadap warga masyarakat Dumai yang dinilai banyak warga masyarakat masih bingung soal tata cara mencoblos mengingat kertas suara yang lebar dan ada lima pilihan, Siti menyebut pihaknya akan melakukan simulasi per kecamatan.

“KPU akan melakukan simulasi per kecamatan. Disamping itu kami sudah ada melakukan sosialisasi tehadap masyarakat,”imbuh Siti menjelaskan namun tidak rinci menyebut dimana pihaknya (KPU) sudah melakukan sosialisi dimaksud kepada masyarakat dan sembari menyebut sebenarnya bukan kapasitasnya menjelaskan soal simulasi, akan tetapi kewenangan bagian divisi teknis, Edi Indra, sebut Siti.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here