Masa Pengerjaan Proyek Jembatan Lingkar Sungai Dumai Tahap II “Molor”

0
115

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Masa pengerjaan proyek jembatan lingkar Sungai Dumai merupakan proyek lanjutan tahap II mengalami keterlambatan alias “molor” tidak sesuai isi kontrak.

Proyek pengerjaan jembatan lingkar sungai Dumai tahap II kontraktor pelaksana adalah PT Brantas Abipraya (Persero) jatuh kontrak mulai per Desember 2017 dua tahun lalu.

Artinya masa pengerjaan atau masa kontrak pengerjaan jembatan lingkar sungai Dumai tahap II dimulai per Desember 2017 hingga Desember 2018 tahun lalu.

Akan tetapi disayangkan banyak pihak, hingga satu tahun pengerjaan jembatan lingkar menelan anggaran Pelindo I besarnya cukup pantastis yakni sebesar Rp 50 miliar lebih, namun progres pengerjaannya dinilai tidak dapat mencapai 50 persen saat itu.

Terkait “molornya” pengerjaan jembatan lingkar sungai Dumai tahap II milik PT Pelindo I (Persero) itu, pihak kontraktor PT Brantas Abipraya tidak bersedia memberikan penjelasan kepada media dengan dalih lewat pihak Pelindo I Cabang Dumai saja.

Sementara itu, Manager Teknik PT Pelindo I Cabang Dumai, Samsu Ritonga, saat ditemui awak media ini diruang kerjanya, Selasa (21/5/2019), menanggapi soal molornya masa pengerjaan jembatan lingkar oleh kontraktor PT Brantas Abipraya.

Menurut Samsu Ritonga, membenarkan ada kendala-kendala yang menyita atau mempengaruhi lambatnya pengerjaan pada bangunan jembatan tahap II.

Dimana Pier dan tiang pancang jembatan merupakan konstruksi bangunan lama sehingga menurut Samsu Ritonga perlu dilakukan design ulang untuk penguatan Pier dan beberapa tiang pancang bangunan lama.

Design yang dimaksud Samsu Ritonga yakni seluruh pier dan beberapa tiang pancang bangunan lama diperbaiki atau cor ulang karena daya dukung atau kapasitasnya tidak sesuai lagi,”imbuh Samsu menjelaskan.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here