Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Digugat Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

0
190

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Pejabat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)) Cq Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Dumai digugat perdata dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Pejabat PJKN Cq KPKNL digugat perdata oleh warga Dumai dugaan perbuatan melawan hukum di Pengadilan Negeri (PN) kelas IA Dumai.

Riawan Setianto Tohir, warga Dumai selaku penggugat I dan Indri Apriliani Tohir sebagai pihak penggugat II dalam perkara ini.

Keluarga ini menggugat Pemerintah RI Cq Kementerian Keuangan RI Cq Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Cg Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dalam perkara ini sebagai tergugat.

Sementara itu, General Manager (GM) PT Pertamina (Persero) Refinery Unit II Dumai dalam perkara ini sebagai turut tergugat I.

Kemudian tergugat lainnya termasuk Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Pusat Jakarta sebagai turut tergugat II.

Pantauan kompasriau.com di ruang sidang Pengadilan Negeri Dumai, Senin (5/8/2019), perkara ini telah bergulir pada agenda penyerahan replik terhadap eksepsi atas jawaban para tergugat dalam perkara tersebut.

Sidang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Dumai, Hendri Tobing, SH.MH dibantu hakim anggota, Redaldo Meiji H.Tobing, SH.MH dan Alfonsus Nahak,SH.

Riawan Setianto Tohir dan Indri Apriliani Tohir selaku penggugat I dan penggugat II memberi kuasa kepada tim pengacaranya, Edi Azmi SH, Daulat Indra,SH, Boy Ferbriyanto, SH dan kuasa Subtitusi Junaidi, SH.

Demikian para tergugat dalam sidang tersebut tampak dihadiri oleh masing-masing kuasa subtitusi.

Dalam pokok perkara gugatan penggugat hingga penggugat menggugat, tergugat, turut tergugat I dan turut tergugat II, dalam berkas kuasa penggugat menyebut tergugat tidak melaksanakan eksekusi objek perkara sesuai putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap (in kracht).

Putusan yang diterbitkan hakim Mahkamah Agung (MA) Nomor : 329PK/PDT/2003, pada tanggal 23 Januari 2009, putusannya telah berkekuatan hukum tetap.

Namun hingga saat ini tergugat tidak melaksanakan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Dimana lahan objek sengketa yang digugat penggugat telah dimenangkan oleh penggugat sebagaimana putusan PN Dumai perkara nomor : 12/Pdt.G/2002/PN.DUM dan putusan PK di MA dimenangkan penggugat.

Akan tetapi permohonan sita eksekusi yang sudah in kracht diajukan kuasa penggugat ke Pengadilan Negeri Dumai tidak dapat dilaksanakan karena lahan objek perkara masih diduduki turut tergugat I dan turut tergugat II (PT Pertamiana RU II Dumai).***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here