Jual “Mamin” Tanpa Izin Edar, IRT Ini Dihukum Denda

0
42

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Tidak memiliki izin edar terhadap barang dagangannya, baik minuman ringan maupun makanan kemasan, Eni, salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) pemilik Toko Gunung Agung, di Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai dihukum denda.

Hukuman denda dibebankan kepada Eni oleh hakim PN Dumai harus membayar kerugian negara atas konsekwensi perbuatannya yang melanggar UU Pangan, maka Eni harus membayar denda sebesar Rp 5.000.000,- (Lima juta rupiah).

Dalam amar putusan majelis hakim, selain denda yang dijatuhkan kepada Eni sebesar Rp 5 juta, juga ditambah subsider 2 bulan. Dimana apabila Eni tidak mampu membayar denda Rp 5 juta tersebut, maka Eni akan menjalani hukuman selama 2 bulan kurungan.

Dalam amar putusan yang dibacakan hakim ketua, Dewi A, SH di ruang sidang Pengadilan Negari Dumai, Kamis (29/8/2019), menyebut perbuatan terdakwa Eni telah terbukti melanggar pasal 142 jo pasal 91 ayat (1) UU RI Nomor : 18 Tahun 2012 Tentang Pangan.

Jumlah uang denda yang harus dibayarkan Eni terhadap negara lebih rendah dari tuntutan JPU Kejari Dumai, Agung Nugroho SH.

Dimana sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum, Agung Nugroho, SH menuntut Eni dengan hukuman denda sebesar Rp 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) subsider 2 bulan.

Namun majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan Jaksa ini, majelis hakim justru memjatuhkan hukuman denda terhadap Eni lebih rendah yakni hanya sebesar Rp 5 juta.

Sebagaimana dalam dakwaan JPU sebelumnya, sejumlah makanan kemasan dan minuman (mamin) yang di jual Emi di rukonya tidak memiliki izin edar dan merek BPOM RI Jakarta, baik label MD (Makanan Dalam) negeri maupun label ML (Makanan Luar negeri) tidak ditemui.

Hal ini terbongkar dan bergulir ke proses hukum setelah petugas Loka Pengawas Obat dan Makanan Cabang Dumai melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap ruko milik Eni 7 Mei 2019 lalu.

Sejumlah mamin tidak terdaftar BBPOM RI ini diantaranya, minuman ringan Season F & N Chysanthenum, Dutch Lady, Cheong Chuan, Cuka Hitam, Superior Light, Soy Saure dan jenis lainnya.

Sejumlah jenis mamin tanpa izin edar ini diakui Eni dibeli dari crew pelaut, alasan Eni membeli dari pelaut kata Eni tidak lain karena harga jauh lebih murah.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here