K.A.K Diduga Melakukan Aktivitas Di Kawasan Hutan Seluas 7000 Hektar

0
304
Daftar nama-nama anggota koperasi air kehidupan “fiktif”

PEKANBARU,KOMPASRIAU.com-Pimpinan Koperasi Air Kehidupan (K.A.K) yang beralamat di Jalan Setia Budi Komplek Taman Setia Budi Indah Medan-Sumatera Utara, hingga saat ini masih memilih bungkam terkait dugaan aktivitasnya berada di dalam kawasan hutan tidak memiliki izin dari Pemerintah Kabupaten Siak, kendati kompasriau.com sudah upayakan konfirmasi via telepon genggamnya ke nomor: 0811233488….

Begitu juga HRD Koperasi Air Kehidupan, Nircan Sinurat, kendati sudah berulangkali diupayakan konfirmasi via telepon genggam ke nomor 0823903071…, namun hingga saat ini, Nircan Sinurat masih memilih bungkam.

Koperasi Air Kehidupan  diduga menampung buah kelapa sawit dari kawasan hutan seluas 7000 hektar. Hal itu diakui oleh sejumlah masyarakat di Desa Sam-Sam, saat dikonfirmasi kompasriau.com.

Informasi yang dihimpun kompasriau.com di kantor Dinas Pertanian Perkebunan Kabupaten Siak, Jumat (22/1/2020) menyebutkan, aktivitas koperasi air kehidupan di kawasan Desa Sam-Sam, Kecamatan Kandis tersebut sudah pernah dilaporkan ke instansi terkait di Provinsi Riau, namun hingga saat ini tidak jelas tindaklanjut proses hukumnya.

“Kegiatan koperasi air kehidupan diatas lahan “seluas 7000 hektar” di Kecamatan Kandis itu sudah pernah dilaporkan salah seorang anggota DPRD Siak ke instansi terkait di Provinsi Riau, karena Pemerintah Kabupaten Siak tidak pernah memberi rekomendasi pembukaan perkebunan kelapa sawit atas nama koperasi air kehidupan seluas 7000 hektar di kawasan Desa Sam-Sam, Kecamatan Kandis,”ungkap salah seorang pegawai di kantor Dinas Pertanian Perkebunan Kabupaten Siak, yang tidak mau ditulis namanya di media.

Informasi lain yang berhasil dihimpun kompasriau.com, Sabtu (18/1/2020) menyebutkan koperasi air kehidupan diduga memakai beberapa nama-nama  anggota tempat tinggal fiktif atau tidak sesuai dengan kenyataan atau sengaja dibuat-buat.

Beberapa orang masyarakat mengakui pernah menandatangani surat keterangan “fiktif” yang isinya seolah-olah diatas lahan perkebunan koperasi air kehidupan ada perkampungan (Desa) yang berpenduduk berjumlah 2500 kepala keluarga (KK), namun yang sebenarnya bahwa lahan koperasi air kehidupan tidak pernah ada yang namanya perkampungan yang berpenduduk 2500 KK.

Berdasarkan daftar nama-nama anggota koperasi air kehidupan tersebut diduga ada nama yang tidak pernah menjadi warga Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, tetapi dibuat tercatat berdomisili atau bertempat tinggal Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis.

“Nama ini disebut berdomisili di KM-18 sejak lokasi perusahaan baru ditanam dulu dengan nama kebun  PT Aek Natio Group, bukan koperasi air kehidupan, dalam bahasa kami batak “Aek Natio itu sama dengan Air Kehidupan,”ungkap salah seorang warga Desa Sam-Sam kepada tim kompasriau.com, Sabtu (18/1/2020).***(Kriston).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here