Rapat Pembentukan Panitia Pelaksana Penyusunan Pengurus Karang Taruna Batal

0
419

DUMAI, KOMPASRIAU.com-Bertempat di ruang pertemuan kantor Lurah Teluk Binjai, Minggu (15/3/2020), “Tim formatur pembentukan Karang Taruna kelurahan Teluk Binjai adakan rapat  pembentukan panitia pelaksana, sebelum diadakan pemilihan ketua Karang Taruna Teluk Binjai 2020-2023”.

Berdasarkan daftar absensi, rapat pembentukan panitia tersebut dihadiri 25 orang. Anehnya, di dalam rapat tersebut sempat terjadi konflik 2 kubu, namun akhirnya ada juga kesepakatan.

Pasalnya, kubu yang pertama menganggap rapat hari ini (kemarin) tidak sah karena tidak ada pemberitahuan, dan mengaku sudah membentuk calon pengurus Karang Taruna sesuai hasil rapat di sasana tinju Jerry Simbolon jalan Merdeka Baru tanggal 20/08/2019. Dihadiri 42 orang (absensi).

Sementara dikubu yang lain beranggapan rapat yang diadakan hari ini (kemarin) sah dan rapat yang diadakan di sasana tinju Jerry Simbolon jalan Merdeka Baru tersebut tidak sah. Undangan rapat di sampaikan tertulis dan sudah dilayangkan ke 20 RT yang ada. Undangan ditandatangani dan di stempel basah oleh lurah Teluk Binjai, Robby Hermawan S.STP dan diminta utusan setiap Rt 2 orang.

Ditengah pembahasan rapat, seorang peserta bertanya pertanggungjawaban siapa seandainya terjadi chaos yang mengakibatkan kerusakan fasilitas kantor sekalipun surat undangan ditandatangani ketua tim formatur Erison dan sekretaris Antoni RK .

Hal-hal yang disepakati dalam rapat tersebut yaitu: 1. Rapat batal karena Lurah Robby Hermawan S.STP tidak hadir. 2. Senin (16/03/2020), 6 orang warga yaitu: 1. Jerry Simbolon 2. Erison 3. Alex 4. Kurniawan 5. Conan dan 6. Saragi, akan menghadap Lurah untuk mempertanyakan keabsahan struktur Karang Taruna yang lama.

Usai rapat,  Kompasriau.com konfirmasi kepada Lurah Robby Hermawan S.STP via telepon genggamnya ke nomor: 0813 7817…..,mengatakan,”Itu acara interen pemuda teluk binjai yang ingin membentuk karang taruna. Dalam peraturan permensos pemuda berkumpul mengambil kesepakatan. Saya tidak hadir dikarenakan saya ada acara. Acara tersebut memang seyogyanya tidak dihadiri Lurah karena itu intern pemuda. Setelah selesai dan terbentuk baru Lurah akan mengesahkan lewat SK Lurah,”pesan Lurah Teluk Binjai.

Hadir dalam rapat tersebut, Bhabhinkamtibmas Teluk Binjai Bripka Hadianto Silaban dan RT 07. Namun berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kompasriau.com menyebut rapat tentang pembentukan karang taruna per 20/08/2019 yang diadakan di sasana tinju Jerry Simbolon jalan Merdeka Baru tersebut sangat janggal.

Pasalnya menurut beberapa orang warga Teluk Binjai, bahwa undangan tertulis rapat tidak ada (via telepon), kemudian rapat diadakan di tempat yang tidak lazim. “Jumlah yang hadir hanya 42 orang, padahal jumlah RT 20 (utusan tiap Rt seharusnya 2 orang). Tidak semua perwakilan RT hadir, tetapi hanya 10 RT,”ungkap warga kepada kompasriau.com

“Karang Taruna kelurahan Teluk Binjai terakhir dibentuk pada tahun 2003 dan sampai saat ini vakum. Di kecamatan Dumai Timur dari 5 kelurahan yang ada  hanya kelurahan Teluk Binjai yang belum terbentuk. Akibatnya karang taruna kecamatan tidak bisa dibentuk sebelum semua Karang Taruna  kelurahan terbentuk. Berarti 17 tahun Karang Taruna kelurahan Teluk Binjai dan kecamatan Dumai Timur vakum adanya,”ujar warga.

Penulis: Effendy Sitompu

Editor  : Nelson

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here